jump to navigation

Buku Besar (General Ledger) 15 April 2011

Posted by Nuzul Adam Sullivan in Tugas Terapan Komputer Perbankan.
trackback

Buku besar adalah buku utama pencatatan transaksi keuangan yang mengkonsolidasikan masukan dari semua jurnal akuntansi. Buku besar merupakan dasar pembuatan laporan neraca dan laporan laba/rugi. Buku besar dapat memberikan informasi saldo ataupun nilai transaksi untuk setiap kode perkiraan dalam suatu periode akuntansi tertentu. Selain itu juga sebagai informasi yang berisi semua rekening-rekening (kumpulan rekening) yang ada dalam laporan keuangan. Kemudian, dokumen-dokumen transaksi yang sudah dicatat sebelumnya, baik dalam jurnal umum maupun jurnal khusus kemudian dipindahkan kedalam buku besar (general ledger) sesuai dengan kelompok rekening dan nomor perkiraannya. Pada dasarnya fungsi buku besar adalah untuk mengetahui total saldo pada masing-masing rekening yamg nantinya akan dipindahkan ke neraca saldo secara satu persatu tiap-tiap rekening. Buku besar mencatat perubahan-perubahan yang terjadi pada masing-masing rekening dan pada akhir periode akan tampak saldo dari rekening-rekening tersebut. Setiap transaksi yang telah dicatat dalam jurnal akan diposting atau dipindahkan ke Buku Besar secara berkala.

Jurnal harian dalam buku besar adalah suatu metode pencatatan, pembukuan, dan pengklasifikasina transaksi atau mutasi yang dapat dihargai atau dinilai dengan uang. Adapun metode pencatatan tersebut dibagi menjadi dua konsep, yaitu Cash Basis dan Accrual Basis. Cash Basis adalah metode pencatatan dan pembukuan transaksi baru dilakukan apabila terjadi suatu aliran keluar masuknya dana atau sesuatu yang dapat dinilai dengan uang. Sedangkan Accrual Basis adalah metode pencatatan dan pembukuan yang dilakukan tanpa memandang arus dana masuk atau dana keluar.

Pendapatan dan biaya bunga diakui berdasarkan Accrual Basis. Pendapatan biaya meliputi bunga yang diperoleh dan pendapatan lain yang berkaitan dengan kredit. Biaya bunga meliputi biaya bunga dan biaya lain yang dikeluarkan secara langsung. Pencatatan dengan Cash Basis perhitungannya relatif sederhana dan menunjukkan kondisi sebenarnya mengenai keuanganank pada periode tersebut. Tapi ada kemungkinan fluktuasi yang relatif tajam pada posisi neraca antar periode.

Proses posting pada buku besar mengacu ke pencatatan Debet atau Kredit pada jurnal yaitu bila dalam jurnal dicatat dalam sisi debet dari suatu perkiraan tertentu maka dalam perkiraan Buku Besar untuk perkiraan yang sama juga harus di debet. Setiap transaksi yang diinput dan membentuk jurnal akan masuk ke buku besar sesuai dengan jurnal yang terbentuk. Jika ingin melakukan pengeditan untuk transaksi yang sudah masuk ke buku besar, silahkan catat nomor referensi jurnal yang terdapat di buku besar dan tipe transaksi tersebut untuk mengetahui pada modul mana transaksi tersebut diinput, misalnya tipe GJ berarti anda menginput transaksi di jurnal umum, maka anda dapat melihat / mengedit jurnal umum pada menu buku besar > daftar transaksi jurnal > pilih nomor referensi > klik perincian > kemudian edit transaksinya. Atau anda bisa langsung klik dua kali pada nomor referensi jurnal saat anda menampilkan laporan buku besar. Setelah masuk ke detail transaksinya lalu edit transaksi tersebut.

Transaksi dan mutasi pada General Ledger dilakukan setelah seluruh rekening yang diperlukan dalam operasional bank disusun (berdasarkan neraca). Selain itu posting transaksi melibatkan dua departemen berbeda, haruslah melalui rekening-rekening dalam Departemen Offset. Kegunaan dari Departemen Offset adalah untuk menyeimbangkan saldo aktiva dan passiva dalam neraca.

Proses transaksi pada General Ledger dilaksanakan dengan dua alternatif: dengan posting otomatis dari sistem yang digunakan (tabungan, giro, deposito, dan loan), kedua dengan cara posting mutasi dan transaksi dari General Ledger itu sendiri. Posting otomatis dapat dilakukan apabila sistem komputerisasi pada lembaga perbankan bersangkutan sudah terhubung dengan seluruh sistem aplikasi General Ledger-nya. Sedangkan penggunaan sistem aplikasi General Ledger dilakukan pada saat pembuatan neraca harian, neraca bulanan, serta neraca tahunan dan laporan-laporan likuiditas bank yang lain.

Perbedaan posting mutasi dan transaksi adalah apabila posting mutasi dilakukan melalui aplikasi General Ledger maka transaksi hanya per departemen saja.

Sumber: Berbagai situs web mengenai ilmu ekonomi
Buku Gunadarma Sistem Aplikasi General Ledger

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: