jump to navigation

Penyetoran dan Penarikan Deposito 15 Maret 2011

Posted by Nuzul Adam Sullivan in Tugas Terapan Komputer Perbankan.
add a comment

Deposito atau yang sering juga disebut sebagai deposito berjangka, merupakan produk bank sejenis jasa tabungan yang biasa ditawarkan kepada masyarakat. Dana dalam deposito dijamin oleh pemerintah melalui Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dengan persyaratan tertentu.

Deposito biasanya memiliki jangka waktu tertentu di mana uang di dalamnya tidak boleh ditarik nasabah. Deposito baru bisa dicairkan sesuai dengan tanggal jatuh temponya, biasanya deposito mempunyai jatuh tempo 1, 3, 6, atau 12 bulan. Bila deposito dicairkan sebelum tanggal jatuh tempo, maka akan kena penalti.

Deposito juga dapat diperpanjang secara otomatis menggunakan sistem ARO (Automatic Roll Over). Deposito akan diperpanjang otomatis setelah jatuh tempo, sampai pemiliknya mencairkan depositonya.

Bunga deposito biasanya lebih tinggi daripada bunga tabungan biasa. Bunga dapat diambil setelah tanggal jatuh tempo atau dimasukkan lagi ke pokok deposito untuk didepositokan lagi pada periode berikutnya.

Sistem perbankan nasabah sepanjang outlet di pembukaan rekening deposito yang sama, Anda bisa memegang buku dalam sistem perbankan lokal untuk setiap titik jaringan layanan deposit dan penarikan. Berupa kotak pos tabungan dan penarikan titik jaringan komputer saat pengguna dengan buku tabungan, tabungan pos di jendela komputer jaringan point untuk tabungan dan usaha penarikan, kemudian oleh kartu tabungan pos di mesin teller otomatis (ATM) untuk penarikan. kartu tabungan pos di ATM untuk penarikan dan query operasi menggunakan keuangan dan tabungan akan mengeluarkan kartu kredit (termasuk kartu debit), yang merupakan salah satu produk dari bank tersebut.

penarikan deposito/tabungan non teller:
• Merupakan rekening tabungan yang terkait dengan fasilitas kredit fleksibel dan deposito fleksibel
• Penarikan dan penyetoran dapat dilakukan setiap saat diperlukan
• Mendapat fasilitas kartu ATM Fleksibel BPRKS yang dapat digunakan untuk melakukan transaksi :
o Pembelian pulsa isi ulang
o Pembayaran tagihan telepon dan listrik
o Transfer antar rekening BPRKS atau Bank-bank ATM Bersama, bebas biaya untuk 10 kali transaksi dalam 1 bulan.
o Penarikan tunai menggunakan ATM BPRKS dan ATM Bersama, 7 hari 24 jam
o Penyetoran tunai menggunakan ADM BPRKS, 7 hari 24 jam.
o Informasi saldo
o Ubah PIN
o Registrasi Internet Banking BPRKS dan SMS Banking
• Mendapatkan fasilitas weekend Banking, internet Banking, Call Center 24 jam, SMS Banking.

Sumber: id.wikipedia.org, http://www.bprks.co.id

Iklan

Sistem Aplikasi Pembukaan Rekening Bank 6 Maret 2011

Posted by Nuzul Adam Sullivan in Tugas Terapan Komputer Perbankan.
add a comment

Langkah pertama yang di lakukan, yaitu menuju teller bank yang dituju sesuai dengan kebutuhan kita sebagai masyarakat untuk menanyakan step pembukaan rekening di Bank tersebut. Setelah itu mengisi perjanjian antara pihak Bank dengan nasabah. Jika semua sudah selesai perjanjian antara bank dengan nasabah, Kita akan mendapatkan no rekening yang kita mohon dari bank. Namun sebelumnya kita akan menyetor sejumlah uang untuk saldo awal tabungan kita.

Pada dasarnya nomor rekening tabungan merupakan berupa deretan angka yang unik. Fungsi no rekening di dalam sistemnya adalah sebagai field key sehingga proses perhitungan transaksi atau saldo untuk seorang nasabah tidak akan masuk ke norek nasabah lain, atau memudahkan mencari data nasabah.
Di dalam no rekening biasanya terkandung informasi mengenai identitas bank, sistem aplikasi yang di gunakan , kode mata uang, no urut nasabah dan cek digit yang digenerate secara otomatis oleh komputer. pada sistem aplikasi tabungan ini, jumlah digit yang di gunakan untuk no rekening adalah 11 digit.

Langkah pembukaan rekening tabungan dari segi pengoperasian sistem aplikasi adalah pemilihan dan penggunaan fasilitas menu yang di sediakan pada sistem tersebut. Banyaknya fasilitas menu yang tersedia pada sistem tersebut membutuhkan alur data yang jelas untuk pembukaan rekening.

Setelah kita mendapat nomor rekening, kita sudah mulai bisa melakukan transaksi antar bank. Seperti mengirim uang, menabung, menyimpan surat berharga, menerima kiriman uang, dan melakukan produk-produk lainnya dari bank yang bersangkutan.

Dari Berbagai Sumber