jump to navigation

Impor Kereta Dari Jepang 29 April 2010

Posted by Nuzul Adam Sullivan in Teknologi & Informasi, Uncategorized.
1 comment so far

PT Kereta Api Indonesia Commuter Jabodetabek (KCJ) menambah 40 unit armada kereta api listrik (KRL) untuk menggantikan armada lama yang kurang handal dan sering macet. Penambahan jumlah ini juga bertujuan agar armada-armada lama yang rusak bisa lebih cepat diperbaiki.

Rencana pengadaan armada baru dalam tahun ini masih akan dilakukan hingga akhir 2010 dengan total penambahan 98 unit armada baru. Hal ini diungkapkan Direktur Utama PT KCJ, Bambang Wiyanto. Yang dalam penuturannya pengiriman akan dilakukan bertahap dalam bulan Mei dan Juni. Saat ini pengiriman hanya ada 10 unit.

Sebanyak 40 armada KRL yang dipesan dari Tokyo Metro Jepang ini tiap unitnya memiliki panjang 20 meter, lebar 3 meter, didesain dengan aluminium. KRL yang dilengkapi AC ini dijalankan dengan kekuatan 1.500  V, masing-masing unitnya memiliki 50 tempat duduk.

Kapasitas per kereta 136 orang (duduk dan berdiri) untuk unit TC (Trailer Car). Sedangkan untuk unit MC (motor car) mampu memuat 144 orang. Setiap armada memiliki empat pintu samping dan bisa dijalankan dengan kecepatan maksimum 110 km/jam.

Sekretaris Korporasi KCJ, Makmur Syarehan mengatakan, pengadaan unit-unit baru ini merupakan bagian dari program utama KCJ dalam meningkatkan kapasitas disamping renovasi stasiun, peningkatan K3 (keamanan, kenyamanan, keindahan), serta tiket elektronik.

Setiap hari PT KCJ rata-rata harus melayani kebutuhan transportasi sekitasr 420.000 warga Jabodetabek. Penambahan armada kali ini akan diprioritaskan kepada layanan daerah utama, di mana penumpang setiap hari membludak pada rute Bogor-Jakarta, Serpong-Jakarta, dan Bekasi-Jakarta.

Selain memperkuat jaringan yang sudah ada, penambahan ramada kali ini juga digunakan untuk mekanisme armada cadangan yang selama ini hampir tidak bisa dibuat karena seluruhnya terpakai.

Sumber: Harian Suara Pembaruan

Resume Presentasi Sistem Informasi Manufaktur 29 April 2010

Posted by Nuzul Adam Sullivan in Tugas SIM, Uncategorized.
add a comment

Pada semester 4 ini, mata kuliah Sistem Informasi Manajemen (SIM) setiap mahasiswa membuat kelompok. Saya yang termasuk di dalamnya juga membuat kelompok beranggotakan 7 orang. Kelompok saya membahas tentang salah satu sistem yang termasuk dalam Sistem Informasi Manajemen, yaitu Sistem Informasi Manufaktur.

Sistem Informasi Manufaktur merupakan sistem yang digunakan untuk mendukung fungsi produksi yang meliputi seluruh kegiatan yang terkait dengan perencanaan dan pengendalian proses untuk memproduksi barang dan jasa. Sedangkan sistem manufaktur adalah sebuah sistem yang memanfaatkan pendekatan teknik industri untuk peningkatan kualitas, produktivitas, dan efisiensi sistem integral. Kemudian jenis bidang keilmuan yang dipelajari dalam Sistem Manufaktur ini antara lain sistem produksi, perencanaan dan pengendalian produksi, pemodelan sistem, perancangan tata letak pabrik, dan ergonomi.

Hal-hal yang harus diperhatikan dalam Sistem Informasi Manufaktur adalah penyiapan proposal sistem. Proposal sistem adalah suatu penyulingan dari apa yang telah penganalisis pelajari dari perusahaan serta mengenai apa yang diperlukan untuk meningkatkan kinerjanya. Yang kedua adalah sampling dan investigasi data. Alasan analis sistem melakukan observasi adalah untuk menekan biaya, juga untuk mempercepat pengumpulan data. Kemudian yang terakhir adalah melakukan metode wawancara pada Sistem Informasi.

Yang digunakan dalam Sistem Informasi Manuaktur adalah Computer Aided Design (CAD). CAD adalah penggunaan komputer untuk membantu rancangan produk yang akan di-manufaktur. Pertama kali muncul dalam industri dirgantara sekitar 1960-an yang kemudian diadopsi oleh pembuat mobil. Kemidian yang digunakan dalam Sistem Informasi Manufaktur adalah Computer Aided Manufacturing (CAM). CAM adalah penerapan komputer dalam proses produksi. Mesin produksi khusus yang dikendalikan komputer menghasilkan produk sesuai dengan spesifikasi yang diperoleh dari rancangan. Terakhir adalah Robotik. Melibatkan robot industri dalam proses manufaktur.

Terakhir yang ingin saya bahas dalam resume ini adalah model dalam Sistem Informasi Manufaktur. Yang pertama adalah subsistem input. Merupakan sistem informasi mengumpulkan data intern ynag menjelaskan operasi manufaktur dan data lingkungan yang menjelaskan transaksi perusahaan dengan pemasoknya. Berikutnya adalah subsistem informasi akuntansi, adalah tugas mengumpulkan data yang menjelaskan operasi produksi dilaksanakan dengan terminal penggunaan data. Kemudian subsistem industrial engineering. Merupakan analisis sistem yang terlatih khusus mempelajari operasi manuaktur dan membuat saran-saran perbaikan. Selanjutnya yang terakhir adalah subsistem intelijen manufaktur. Subsistem intelijen Manufaktur membuat manajemen manufaktur tetap mengetahui perkembangan terakhir mengenai sumber-sumber pekerja, material dan mesin.

Untuk Menang 15 April 2010

Posted by Nuzul Adam Sullivan in Tugas Kewarganegaraan.
add a comment

Saatnya Indonesia Juara Piala Thomas & Uber

Dukung tim bulutangkis Indonesia untuk menjadi juara Piala Thomas & Uber 2010 di Malaysia, 9-16 Mei