jump to navigation

Pengertian Demokrasi & Penerapannya di Indonesia 28 Februari 2010

Posted by Nuzul Adam Sullivan in Tugas Kewarganegaraan.
10 comments

Demokrasi adalah bentuk atau mekanisme sistem pemerintahan suatu negara sebagai upaya mewujudkan kedaulatan rakyat (kekuasaan warganegara) atas negara untuk dijalankan oleh pemerintah negara tersebut. Salah satu pilar demokrasi adalah prinsip trias politica yang membagi ketiga kekuasaan politik negara (eksekutif, yudikatif dan legislatif) untuk diwujudkan dalam tiga jenis lembaga negara yang saling lepas (independen) dan berada dalam peringkat yang sejajar satu sama lain. Kesejajaran dan independensi ketiga jenis lembaga negara ini diperlukan agar ketiga lembaga negara ini bisa saling mengawasi dan saling mengontrol.

Ketiga jenis lembaga-lembaga negara tersebut adalah lembaga-lembaga pemerintah yang memiliki kewenangan untuk mewujudkan dan melaksanakan kewenangan eksekutif, lembaga-lembaga pengadilan yang berwenang menyelenggarakan kekuasaan yudikatif dan lembaga-lembaga perwakilan rakyat (DPR, untuk Indonesia) yang memiliki kewenangan menjalankan kekuasaan legislatif. Di bawah sistem ini, keputusan legislatif dibuat oleh masyarakat atau oleh wakil yang wajib bekerja dan bertindak sesuai aspirasi masyarakat yang diwakilinya (konstituen) dan yang memilihnya melalui proses pemilihan umum legislatif, selain sesuai hukum dan peraturan.

Istilah “demokrasi” berasal dari Yunani Kuno yang tepatnya diutarakan di Athena kuno pada abad ke-5 SM. Negara tersebut dianggap sebagai contoh awal dari sebuah sistem yang berhubungan dengan hukum demokrasi modern. Namun, arti dari istilah ini telah berubah sejalan dengan waktu, dan definisi modern telah berevolusi sejak abad ke-18, bersamaan dengan perkembangan sistem “demokrasi” di banyak negara. Kata “demokrasi” berasal dari dua kata, yaitu demos yang berarti rakyat, dan kratos/cratein yang berarti pemerintahan, sehingga dapat diartikan sebagai pemerintahan rakyat, atau yang lebih kita kenal sebagai pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Konsep demokrasi menjadi sebuah kata kunci tersendiri dalam bidang ilmu politik. Hal ini disebabkan karena demokrasi saat ini disebut-sebut sebagai indikator perkembangan politik suatu negara.

Demokrasi yang dianut di Indonesia, yaitu demokrasi berdasarkan Pancasila. secara eksplisit ada 2 prinsip alam penjelasan mengenai Sistem Pemerintahan Negara, yaitu:

1. Indonesia ialah negara yang berdasarkan atas hukum (Rechstaat)
Negara Indonesia berdasarkan atas hukum (Rechstaat), tidak berdasarkan kekuasaan belaka (Machstaat).

2. Sistem Konstitusionil
Pemerintahan berdasarkan atas Sistem Konstitusi (Hukum Dasar), tidak bersifat Absolutisme (kekuasaan yang tidak terbatas).

Berdasarkan 2 istilah Rechstaat dan sistem konstitusi, maka jelaslah bahwa demokrasi yang menjadi dasar dari Undang-Undang Dasar 1945, ialah demokrasi konstitusionil. Di samping itu corak khas demokrasi Indonesia, yaitu kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilana, dimuat dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar.

Dengan demikian, Demokrasi Pancasila adalah demokrasi yang berdasarkan kekeluargaan dan gotong-royong yang ditujukan kepada kesejahteraan rakyat, yang mengandung unsur-unsur berkesadaran religius, berdasarkan kebenaran, kecintaan dan budi pekerti luhur, berkepribadian Indonesia dan berkesinambungan. Pengertian lain dari Demokrasi Pancasila adalah sistem pengorganisasian negara dilakukan oleh rakyat sendiri atau dengan persetujuan rakyat.

Ciri-ciri dari Demokrasi Pancasila adalah:
1. Kedaulatan ada di tangan rakyat.
2. Selalu berdasarkan kekeluargaan dan gotong-royong.
3. Cara pengambilan keputusan melalui musyawarah untuk mencapai mufakat.
4. Tidak kenal adanya partai pemerintahan dan partai oposisi.
5. Diakui adanya keselarasan antara hak dan kewajiban.
6. Menghargai hak asasi manusia.
7. Ketidaksetujuan terhadap kebijaksanaan pemerintah dinyatakan dan disalurkan melalui wakil-wakil rakyat. Tidak menghendaki adanya demonstrasi dan pemogokan karena merugikan semua pihak.
8. Tidak menganut sistem monopartai.
9. Pemilu dilaksanakan secara luber.
10. Mengandung sistem mengambang.
11. Tidak kenal adanya diktator mayoritas dan tirani minoritas.
12. Mendahulukan kepentingan rakyat atau kepentingan umum.

Sisitem pemerintahan Demokrasi Pancasila adalah:
1. Indonesia adalah negara berdasar hukum.
2. Indonesia menganut sistem konstitusional.
3. MPR sebagai pemegang kekuasaan negara tertinggi.
4. Presiden adalah penyelenggaraan pemerintah tertinggi di bawah MPR.
5. Pengawasan DPR.
6. Menteri negara adalah pembantu presiden, dan tidak bertanggung jawab terhadap DPR.
7. Kekuasaan Kepala Negara tidak terbatas.

Kemudian fungsi dari Demokrasi Pancasila adalah Menjamin adanya keikutsertaan rakyat dalam kehidupan bernegara. Menjamin tetap tegaknya negara RI. Menjamin tetap tegaknya negara kesatuan RI yang mempergunakan sistem konstitusional. Menjamin tetap tegaknya hukum yang bersumber pada Pancasila, Menjamin adanya hubungan yang selaras, serasi dan seimbang antara lembaga negara. Dan menjamin adanya pemerintahan yang bertanggung jawab.

Dari berbagai sumber

Knockout Phase UEFA Champions League 2009/2010 15 Februari 2010

Posted by Nuzul Adam Sullivan in Olahraga.
add a comment

Round Of 16, 1st Leg
Feb 16, 2010 Lyon 1-0 Real Madrid (20.45)*
Milan 2-3 Man. United (20.45)*

Feb 17, 2010 Porto 2-1 Arsenal (20.45)*
Bayern Muenchen 2-1 Fiorentina (20.45)*

Feb 23, 2010 Stuttgart 1-1 Barcelona (20.45)*
Olympiacos 0-1 Bordeaux (20.45)*

Feb 24, 2010 CSKA Moskva 1-1 Sevilla (18.30)*
Internazionale 2-1 Chelsea (20.45)*

Round Of 16, 2nd Leg
Mar 9, 2010 Arsenal 5-0 Porto (20.45)* agg 6-2
Fiorentina 3-2 Bayern Muenchen (20.45)* agg 4-4 (Bayern win on away goals)

Mar 10, 2010 Man. United 4-0 Milan (20.45)* agg 7-2
Real Madrid 1-1 Lyon (20.45)* agg 1-2

Mar 16, 2010 Chelsea 0-1 Internazionale (20.45)* agg 1-3
Sevilla 1-2 CSKA Moskva (20.45)* agg 2-3

Mar 17, 2010 Barcelona 4-0 Stuttgart (20.45)* agg 5-1
Bordeaux 2-1 Olympiacos (20.45)* agg 3-1

Quarter Finals, 1st Leg
Mar 30, Lyon 3-1 Bordeaux
Bayern Muenchen 2-1 Man. United

Mar 31, Arsenal 2-2 Barcelona
Internazionale 1-0 CSKA Moskva

Quarter Finals, 2nd Leg
April 6, Barcelona 4-1 Arsenal (20.45)* agg 6-3
CSKA Moskva 0-1 Internazionale (18.30)* agg 0-2

April 7, Bordeaux 1-0 Lyon (20.45)*agg 2-3
Man. United 3-2 Bayern Muenchen (20.45)* agg 4-4 (Bayern win on away goals)

Semi Finals 1st leg
April 20, Internazionale 3-1 Barcelona (20.45)*

April 21, Bayern 1-0 Lyon (20.45)*

Semi Finals 2nd leg
April 27, Lyon 0-3 Bayern (20.45)* agg 0-4

April 28, Barcelona 1-0 Internazionale (20.45)* agg 2-3

Final
May 22, 2010

Bayern 0-2 Internazionale

FC INTERNAZIONALE
UEFA Champions League 2009/10 Champion

*= waktu setempat

Sumber: uefa.com

Kebebasan Menyampaikan Pendapat Sesuai Pasal 28F UUD 1945 12 Februari 2010

Posted by Nuzul Adam Sullivan in Tugas Kewarganegaraan.
2 comments

Pasal 28F:
Setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia.

Di jaman modern sekarang ini, kebutuhan akan informasi yang akurat dan cepat memang menjadi kebutuhan sehari-hari. Mulai dari anak SD sampai ke pejabat pasti sangat membutuhkan informasi. minimal dalam bentuk obrolan atau berbincang-bincang dengan kerabat. Ada informasi yang sangat penting, informasi yang hanya untuk kalangan tertentu, sampai informasi yang bisa dikategorikan ‘kurang berguna’ sekalipun.

Tak bisa dihindari lagi kebutuhan mendapatkan informasi sudah menjadi kebutuhan. Hidup tanpa mengetahui informasi, seperti hidup tanpa ada arah tujuan. Karena dalam Pasal UUD ’45 sendiri sudah disebutkan bahwa setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi. Jadi kita sebagai warga negara tidak bisa dibatasi oleh apapun untuk memperoleh informasi.

Bila kita mempunyai hobi atau kesenangan tersendiri misalnya berolahraga, atau mengumpulkan sesuatu, maka kita butuh lebih banyak informasi mengenai apa yang kita sukai. Karena itu sangat bermanfaat untuk pengembangan pribadi. Bisa saja dari informasi yang kita dapat mengenai hobi kita, dapat menghasilkan uang atau lapangan pekerjaan baru. Tentu saja hal ini dapat bermanfaat bagi orang lain juga tentunya.

Apabila kita mempunyai informasi, jangan disimpan sendiri. Kita harus berbagi dengan masyarakat, atau minimal dengan orang yang kita kenal. Kita saat ini bisa dengan mudah mencari dan memperoleh informasi karena banyak sekali media yang bisa dijadikan sumber. Misalnya surat kabar, radio, televisi, internet, bahkan lewat bincang-bincang sekalipun. Dengan memiliki informasi tersebut, selain dapat menambah wawasan kita, bisa juga menyimpan dan mengolah informasi tersebut menjadi sesuatu yang berguna. Jangan sampai dilebihkan atau dikurangi.

Sarana untuk menyampaikan informrasi juga banyak. Dalam surat kabar ada Surat Pembaca. Di radio kita bisa mengirim informasi kepada masyarakat melalui telepon atau mengirim sms. Lewat internet, ada situs sosial seperti facebook, twitter, atau kaskus. Juga ada situs yang beritanya setiap saat selalu baru seperti detik.com.

Jadi, carilah dan dapatkan informasi sebanyak-banyaknya. Informasi bisa berguna apabila kita bisa mengembangkanya dan dibagikan kepada orang lain.

Pengen Buat Album “Love Hater” 12 Februari 2010

Posted by Nuzul Adam Sullivan in Musik.
add a comment

1. Pergilah Kasih – Chrisye
2. Superego – Netral
3. I Don’t Love You – My Chemical Romance
4. Broken Hearts Parade – Good Charlotte
5. I Don’t Think I Love You – Hoobastank
6. Critical Acclaim – Avenged Sevenfold
7. One Step Closer – Linkin Park
8. The Best Of Me – The Used

Demi Kuliah, Keperawanan Hilang 3 Februari 2010

Posted by Nuzul Adam Sullivan in Uncategorized.
add a comment

Seorang gadis 19 tahun di Selandia Baru menutup lelang atas keperawanannya Rabu (3 Feb ’10), dan menerima penawaran senilai NZD 45.000 atau sekitar US$ 32.000 untuk tidur dengan seorang pria tak dikenal. Gadis itu melelang keperawanannya untuk membayar biaya kuliah.

Dia juga tidak mengira bakal mendapat penawaran sebesar itu. Dia mengaku telah mendapat lebih dari 1.200 penawaran atas iklan lelangnya di situs jual-beli Selandia Baru, ineed.co.nz sejak Januari lalu.

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada lebih dari 30.000 orang yang telah melihat iklannya, dan lebih dari 1.200 penawaran. Dia juga menggambarkan dirinya sebagai seorang yang atraktif, tubuh serasi, dan bugar. Dia mengaku belum pernah menjalin hubungan seksual sebelumnya, meski tidak jelas bagaimana dia akan membuktikannya.

Gadis itu tidak merespon permintaan wawancara media massa. Tapi pemilik situs, Ross MacKenzie mengatakan kepada koran setempat, Waikato Times bahwa ia telah mendapatkan izin untuk mengonfirmasi transaksi itu. Dia menyebut kebijakan situsnya menganggap iklan itu sah, selama tidak melanggar hukum dan standar umum sosial masyarakat.

Apa yang dilakukan gadis itu bukan yang pertama di dunia. Sebelumnya hal ini pernah dilakukan oleh Natalie Dylan, mahasiswi 22 tahun dari California, yang juga melelang keperawanannya dengan alasan untuk membiayai kuliah pada Januari 2009 lalu.

Sumber: Harian Suara Pembaruan