jump to navigation

Toy Story 3 4 Januari 2010

Posted by Nuzul Adam Sullivan in Film.
trackback

Film ini adalah salah satu film animasi yang punya banyak penggemar. Bahkan, kemunculan pertamanya dianggap sebagai breakthrough di dunia animasi. Siap untuk petualangan baru Woody dan Buzz Lightyear?

Lama menanti, rasa kangen para pecinta animasi ala Pixar tentunya bakal dipuaskan dengan rilisnya film yang satu ini. Gimana nggak? Franchise yang punya sukses luar biasa untuk dua film sebelumnya ini, akhirnya kembali merilis sekuel setelah bertahun-tahun.

Ya. Lagi-lagi masih ada dua nama yang bakal jadi center of attention di sini, Woody (Tom Hanks), dan Buzz Lightyear (Tim Allen). Dua mainan yang sempat berseteru tapi kemudian menjadi teman baik.

Sang pemilik mainan, Andy (John Morris), sekarang udah siap masuk kampus, dan meninggalkan rumah tempat tinggalnya. Tentu saja koleksi mainan yang dimiliki harus ditata rapi. Supaya nggak bikin berantakan dan bikin mainan tersebut rusak. Sebelum ditaruh di tempat penyimpanan, ternyata nasib kurang baik menghampiri mainan-mainan tersebut. Tanpa sengaja, mereka terbuang dan tak ada yang menyadari hal ini. Sampai akhirnya mereka dipungut oleh tukang pembersih sampah.

Merasa mainan itu nggak berguna untuknya, maka diapun menaruh mainan itu di sebuah local day-care center. Mereka harus berusaha untuk survive di tengah-tengah rusuhnya anak-anak kecil. Ujung-ujungnya, mereka pun memutuskan untuk melarikan diri dari tempat tersebut. Woody berjanji untuk menyelamatkan semua mainan dan mencarikan rumah baru bagi mereka. Tapi, masalah nggak berhenti sampai disitu.

Saat mereka mencoba kabur, sebuah masalah menghampiri Buzz. Akibat kerusakan yang didapatnya saat mencoba kabur, Buzz mengalami kerusakan. Teman-temannya berusaha untuk memperbaiki Buzz. Apa daya, usaha tersebut justru membuat masalah baru. Akibat di-reset dengan cara yang salah, Buzz justru menjadi versi Spanyol dari jenis maian tersebut.

Rencananya, film ini bakal hadir dalam format Disney Digital 3D. Disinilah kita bisa melihat kecanggihan teknik animasi dari Pixar yang digabungkan dengan modernitas ala Disney Animation.

Sumber: Majalah HAI

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: